Category: Siaran Pers

  • New! Pertama di Indonesia Transaksi Emas Digital Kini Bisa Digunakan di EDC

    New! Pertama di Indonesia Transaksi Emas Digital Kini Bisa Digunakan di EDC

    Dalam beberapa tahun terakhir, emas digital mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan di Indonesia. Data dari regulator menunjukkan nilai transaksi emas digital nasional mencapai Rp115,6 triliun sepanjang 2025, meningkat lebih dari 100% dibanding tahun sebelumnya. Volume perdagangan juga naik hingga 58 juta gram emas digital di berbagai platform investasi.

    Fenomena menarik datang dari perubahan perilaku investor muda. Data internal layanan tabungan emas menunjukkan partisipasi Gen Z dalam investasi emas digital meningkat hingga 116% dalam satu tahun. Secara total, jumlah pengguna layanan tabungan emas di Indonesia telah mencapai sekitar 4,85 juta pelanggan. Banyak dari mereka memilih emas digital karena bisa dibeli mulai dari nominal kecil, dipantau melalui aplikasi, dan lebih praktis dibanding menyimpan emas fisik.

    Meskipun popularitasnya meningkat, pemanfaatan emas digital selama ini masih terbatas sebagai alat investasi atau tabungan nilai. Pengguna membeli emas melalui aplikasi, tetapi ketika ingin menggunakan nilai tersebut untuk transaksi sehari-hari, mereka tetap harus menjualnya terlebih dahulu dan menunggu dana cair ke rekening. Proses ini membuat emas digital belum sepenuhnya terintegrasi dengan aktivitas ekonomi sehari-hari.

    Inovasi Baru: Emas Digital Kini Bisa Digunakan untuk Transaksi

    Dengan sistem ini, emas digital tidak hanya menjadi aset investasi, tetapi juga dapat digunakan sebagai sumber nilai untuk pembayaran langsung di merchant.

    Bagi pelaku usaha, fitur ini membuka peluang baru dalam menerima metode pembayaran yang lebih beragam. Merchant tidak perlu menyimpan emas digital secara langsung karena sistem konversi sudah dilakukan otomatis oleh platform.

    Artinya, merchant tetap menerima pembayaran dalam bentuk rupiah seperti biasa, namun pelanggan memiliki fleksibilitas untuk menggunakan aset digital mereka sebagai alat bayar.

    Bagaimana Cara Kerja Pembayaran Emas Digital di EDC?

    Proses transaksi dirancang tetap sederhana agar mudah digunakan baik oleh merchant maupun pelanggan. Alur transaksi berlangsung sebagai berikut:

    1. Pelanggan memilih metode pembayaran menggunakan emas digital melalui aplikasi atau wallet yang terintegrasi.

    2. Sistem akan menampilkan jumlah emas digital yang setara dengan nilai transaksi dalam rupiah.

    3. Pelanggan melakukan konfirmasi transaksi.

    4. EDC merchant menerima pembayaran dalam rupiah setelah proses konversi selesai.

    5. Transaksi dinyatakan selesai dalam hitungan detik.

    Dengan mekanisme ini, merchant tidak perlu mengelola aset emas digital secara langsung karena sistem konversi sudah dilakukan secara otomatis oleh platform.

    Manfaat EDC Berbasis Emas Digital Bagi Merchant

    Hadirnya fitur konversi emas digital pada EDC memberikan beberapa keuntungan bagi pelaku usaha, terutama dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen yang semakin digital. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan antara lain:

    1. Menambah pilihan metode pembayaran

    Merchant dapat menerima transaksi dari berbagai sumber aset digital tanpa mengubah sistem operasional yang sudah berjalan.

    2. Mengikuti tren keuangan digital

    Integrasi aset digital seperti stablecoin dan emas digital menunjukkan bahwa bisnis siap menghadapi perkembangan teknologi finansial.

    3. Menjangkau segmen pelanggan baru

    Sebagian konsumen kini menyimpan aset dalam bentuk digital. Dengan menerima metode pembayaran tersebut, merchant dapat membuka peluang transaksi yang sebelumnya tidak tersedia.

    4. Proses transaksi tetap sederhana

    Meskipun menggunakan aset digital, merchant tetap menerima pembayaran dalam rupiah sehingga tidak menambah kompleksitas dalam pencatatan bisnis.

    Seiring berkembangnya ekosistem aset digital, kebutuhan akan sistem pembayaran yang lebih fleksibel juga semakin meningkat. Untuk menjawab perubahan tersebut, kini mulai hadir perangkat EDC generasi baru yang mendukung berbagai aset digital, termasuk stablecoin seperti USDT hingga fitur terbaru berupa konversi emas digital langsung ke rupiah saat transaksi. Teknologi ini memungkinkan merchant tetap menerima pembayaran dalam rupiah seperti biasa, sementara pelanggan memiliki pilihan metode pembayaran yang lebih luas berbasis aset digital.

    Bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti perkembangan sistem pembayaran modern, inovasi seperti ini dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih fleksibel dan relevan dengan tren keuangan digital saat ini.